GAP GAME ARCHIVE PROJECT

Zone of the Enders: The 2nd Runner (2003)

Mahakarya Mecha Cel-Shaded Berkecepatan Tinggi Karya Shuyo Murata dan Hideo Kojima di PS2

Japan · 2003 · game

Zone of the Enders: The 2nd Runner (Anubis: Zone of the Enders di Jepang) adalah gim aksi mecha orang ketiga tahun 2003 yang disutradarai Shuyo Murata, diproduseri Hideo Kojima, dan dirancang Yoji Shinkawa di Konami untuk PlayStation 2. Menggabungkan ledakan partikel Z.O.E. Shader bergaya anime dengan pertarungan pedang udara 360 derajat serta hujan laser terkunci, sekuel ini menuntaskan segenap potensi pendahulunya tahun 2001.

Zone of the Enders: The 2nd Runner (2003)

Keluar dari Bayang-Bayang Demo MGS2 Lewat Jehuty dan Anubis

Kendati Zone of the Enders perdana tahun 2001 menawarkan duel udara gesit, banyak pembeli lebih mengenangnya karena bundel cakram demo Metal Gear Solid 2. Diangkat menjadi sutradara mendampingi produser Hideo Kojima, penulis Shuyo Murata mengganti protagonis remaja sebelumnya dengan mantan prajurit tangguh BAHRAM Dingo Egret yang tak sengaja menggali Orbital Frame Jehuty di bulan es Callisto pada 2174. Ditembak parah oleh mantan komandannya, Nohman — pilot unit kembar Anubis yang sanggup berteleportasi — Dingo hanya bertahan hidup lantaran agen Ken Marinaris menyambungkan jantungnya langsung ke sistem penopang nyawa kokpit Jehuty dalam serbuan menuju benteng Mars.

Pesta Partikel Z.O.E. Shader, Kecepatan Zero-Shift, dan Beyond the Bounds

Berpijak pada siluet ramping menyerupai burung rancangan Yoji Shinkawa, teknologi khusus Z.O.E. Shader milik Konami menyatukan garis tegas cel-shading dengan kepulan asap volumetrik serta pita laser pelacak di Emotion Engine. Pertarungannya menanggalkan gerak lamban simulasi robot Barat demi kelincahan anime murni: Jehuty mencabut tiang baja sebagai gada darurat, mengunci puluhan drone sekaligus di dataran Mars, melumpuhkan kapal induk orbital raksasa, hingga akhirnya menguasai 'Zero-Shift' untuk berteleportasi seketika ke jarak tebas pedang — diiringi lagu paduan suara elektronik megah 'Beyond the Bounds' lantunan Maki Kimura.

Verification Sources