Komputer Rumah Sakhr MSX dan Al-Alamiah (1985)
Ekosistem Komputer Rumah Dwibahasa Arab–Inggris Berstandar MSX dan MSX2 Rintisan Al-Alamiah Kuwait
Dikembangkan mulai tahun 1985 oleh perusahaan perangkat lunak Kuwait Al-Alamiah yang didirikan Mohammed Al-Sharekh melalui kemitraan manufaktur bersama Yamaha, Sanyo, dan Samsung, lini komputer rumah dwibahasa Sakhr MSX dan MSX2 (AX-150, AX-170, AX-230, AX-350/370) memelopori pemrosesan kaligrafi Arab berbasis firmware ROM, bahasa pemrograman BASIC Sakhr, serta ratusan kartrid gim edukasi dan hiburan di dunia Arab.
Rekayasa Lintas Negara Al-Alamiah dan Arabisasi Perangkat Keras pada Memori ROM
Pada awal dekade 1980-an, mikrokomputer rumah 8-bit buatan Barat maupun Jepang dirancang menggunakan kisi karakter Latin atau Katakana yang terpisah, sehingga tidak mampu menampilkan aksara Arab yang menuntut arah penulisan dua arah dari kanan ke kiri, tanda baca harakat (tashkeel), serta perubahan bentuk huruf sambung secara kontekstual pada posisi tunggal, awal, tengah, dan akhir kata. Didirikan di Kota Kuwait pada tahun 1982 oleh ekonom dan wirausahawan Mohammed Al-Sharekh, Al-Alamiah memilih standar arsitektur terbuka MSX besutan ASCII Corporation dan Microsoft sebagai fondasi lokalisasi perangkat keras secara menyeluruh. Dengan mengoordinasikan tim riset linguistik dan rekayasa sistem di Kuwait, Kairo, serta Tokyo bersama pabrikan elektronik seperti Sanyo, Yamaha, Hitachi, dan Samsung, perusahaan ini meluncurkan jajaran komputer bermerek Sakhr ('Batu Karang') mulai tahun 1985. Lini produknya berkembang dari model MSX1 AX-150 dan AX-170 berbasis rancangan Sanyo menuju sistem grafis MSX2 beresolusi lebih tinggi seperti AX-230, AX-350, dan AX-370 berbasis perangkat keras Yamaha, lengkap dengan algoritma penyambungan huruf Arab di dalam memori baca-saja (ROM), papan ketik dwibahasa, serta penerjemah BASIC Sakhr bersintaks bahasa Arab.
Ekosistem Kartrid Perangkat Lunak, Gim Edukasi, dan Transformasi Pasca-1990
Guna menopang adopsi perangkat keras di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, Al-Alamiah membangun divisi pengembangan perangkat lunak internal di Kairo dan Kuwait yang menerbitkan ratusan judul asli maupun lisensi dalam media kartrid ROM dan disket 3,5 inci. Perpustakaan kartrid Sakhr dikelompokkan menggunakan kode warna berdasarkan kategori usia dan fungsi, memadukan gim edukasi tata bahasa Arab, matematika, sejarah, serta geografi dengan pangkalan data referensi Al-Qur'an dan kamus digital, sekaligus adaptasi bahasa Arab atas berbagai gim aksi serta strategi dari katalog MSX Jepang. Pengadaan resmi untuk laboratorium sekolah oleh kementerian pendidikan di Kuwait, Arab Saudi, Mesir, dan Yordania bersama penjualan ritel keluarga menjadikan Sakhr sarana utama literasi pemrograman dan permainan digital generasi muda Arab sepanjang paruh kedua 1980-an. Setelah invasi atas Kuwait pada Agustus 1990 selama Perang Teluk mengganggu operasional kantor pusatnya, Al-Alamiah memusatkan kegiatan rekayasa perangkat lunaknya di Kairo dan beralih dari manufaktur komputer 8-bit menuju pengembangan teknologi pemrosesan bahasa alami Arab, pengenalan karakter optik (OCR), dan penerjemahan mesin pada PC, meninggalkan seri Sakhr AX sebagai tonggak sejarah komputasi rumah di dunia Arab.