Seri Call of Juarez (2006)
Waralaba Penembak Orang Pertama Bertema Koboi Barat Karya Techland di Wrocław dengan Chrome Engine
Diciptakan di Wrocław oleh studio Polandia Techland di atas generasi beruntun mesin internal Chrome Engine dan lama diterbitkan secara internasional bersama Ubisoft, Call of Juarez adalah waralaba penembak orang pertama empat judul bertema Barat Lama, membentang dari gim pameran DirectX 10 tahun 2006 hingga penembak arkade bernarator tak andal Gunslinger pada 2013.
Teknologi Chrome Engine, Dua Tokoh Utama Berlawanan, dan Prekuel Bound in Blood
Didirikan di Wrocław pada tahun 1991 oleh Paweł Marchewka, Techland mengadaptasi teknologi perenderan internal yang semula dirancang bagi gim fiksi ilmiah Chrome (2003) untuk menggambarkan perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko abad kesembilan belas, lalu merilis Call of Juarez di Eropa pada September 2006 sebelum Ubisoft menerbitkan edisi PC dan Xbox 360 yang ditingkatkan di Amerika Utara pada Juni 2007. Mengisi tema Barat Lama yang jarang dijamah gim penembak orang pertama pertengahan dekade 2000-an, kampanye perdananya menyelingi babak permainan di antara dua karakter dengan mekanika bertolak belakang: buronan muda Billy Candle menyusuri ngarai serta peternakan secara mengendap memakai busur panah dan cambuk panjat, sedangkan mantan penjahat yang beralih menjadi pendeta, Pendeta Ray McCall, melancarkan baku tembak terbuka sambil membacakan ayat Alkitab di satu tangan, menembakkan pistol ganda dalam Mode Konsentrasi gerak lambat, serta meladeni duel tarik cepat. Pembaruan PC tahun 2007 banyak dipakai pers teknologi dunia sebagai tolok ukur komersial awal fitur DirectX 10 Microsoft. Dibangun di atas Chrome Engine 4 untuk PC, PlayStation 3, dan Xbox 360, prekuel Call of Juarez: Bound in Blood (2009) mengisahkan kakak-beradik Ray dan Thomas McCall sejak Perang Saudara Amerika hingga reruntuhan Meksiko serta terjual mendekati satu juta kopi.
Penyimpangan Modern The Cartel, Narator Tak Andal Gunslinger, dan Kembalinya Hak Terbit
Berupaya menyesuaikan merek dengan tren gim tembak-menembak militer dan kriminal masa kini, seri ketiga Call of Juarez: The Cartel (2011) memindahkan latar cerita ke Los Angeles dan Ciudad Juárez modern melalui kerja sama kooperatif tiga aparat penegak hukum. Perubahan arah tersebut menuai tanggapan negatif luas akibat gangguan teknis, kelemahan kecerdasan buatan, serta penggambaran kekerasan perang kartel narkoba yang dinilai kurang matang. Techland menjawab kritik tersebut pada Mei 2013 lewat peluncuran digital Call of Juarez: Gunslinger berbasis Chrome Engine 5 yang kembali ke masa koboi abad kesembilan belas dengan gaya visual garis komik cel-shading dan sistem skor tembak-menembak arkade. Dibingkai melalui kisah pemburu hadiah gaek Silas Greaves yang menceritakan masa lalunya kepada pengunjung kedai minum yang skeptis di Kansas tahun 1910, Gunslinger mengubah teknik sastra narator tak andal menjadi sistem desain level aktif: setiap kali pendengar menyanggah kejanggalan sejarah terkait tokoh seperti Billy the Kid, Jesse James, atau Butch Cassidy, jalannya baku tembak langsung terputar mundur untuk merombak struktur ngarai maupun kelompok musuh seketika. Menyusul sambutan positif atas Gunslinger, Techland mengambil alih kembali hak penerbitan penuh seri ini dari Ubisoft pada 2018 dan merilis versi Nintendo Switch pada 2019.