The Legend of Dragoon (1999)
Epik JRPG Empat Cakram Karya SCE Japan Studio yang Berporos pada Kombo Pedang Berirama 'Addition'
The Legend of Dragoon adalah game RPG tahun 1999 yang dikembangkan oleh Sony Computer Entertainment Japan Studio untuk PlayStation. Disutradarai serta dirancang oleh Yasuyuki Hasebe bersama produser Shuhei Yoshida selama tiga tahun melibatkan lebih dari seratus pengembang dan anggaran enam belas juta dolar, mahakarya empat keping CD-ROM ini hadir sebagai jawaban megah internal Sony atas dominasi Final Fantasy.
Pengembaraan Enam Belas Juta Dolar Melintasi Benua Endiness
Bertekad melahirkan RPG pihak pertama berskala sinematik setara deretan mahakarya Square di PlayStation, Shuhei Yoshida membesarkan tim internal SCE Japan Studio dari segelintir perancang pada 1996 menjadi lebih dari seratus staf yang melukis latar kerajaan pra-render memukau serta adegan video bersuara penuh dalam empat cakram padat. Pendekar pedang Dart Feld pulang dari perburuan lima tahun mencari Black Monster hanya untuk mendapati desa Seles hangus dibakar dan sahabat masa kecilnya, Shana, diculik menuju Penjara Hellena. Misi penyelamatan berlatar Abad Pertengahan tersebut segera melebar ke penjuru benua Endiness, menyingkap sejarah mitologis sebelas ribu tahun silam seputar bangsa bersayap Wingly dan Perang Naga purba.
Tebasan Berirama 'Addition' dan Transformasi Bersayap Dragoon
Alih-alih membiarkan pemain menekan perintah serang secara pasif, Yasuyuki Hasebe merancang pertarungan berbasis giliran yang bertumpu pada sistem 'Addition': setiap ayunan senjata memunculkan kotak bidik memusat yang menuntut ketepatan ritme menekan tombol X guna menyambung jurus beruntun — namun bila tubuh lawan berkedip biru di tengah serangan, pemain wajib sigap menekan tombol Lingkaran demi menangkis serangan balik. Rangkaian Addition mengisi Spirit Points untuk membangkitkan batu bertuah Dragoon Spirit yang menyelimuti Dart, Lavitz, Rose, dan kawan-kawan dalam zirah naga bersayap berelemen dahsyat. Diiringi alunan musik bernuansa trip-hop gubahan Dennis Martin serta Takeo Miratsu, game ini terjual hampir dua juta kopi dan dicintai sebagai klasik kultus.