Ratchet & Clank Future: A Crack in Time (2009)
Puncak Emosional Platformer PlayStation 3 Insomniac Games dengan Teka-Teki Gema Waktu dan Bulan Bulat
Disutradarai oleh Brian Allgeier, ditulis oleh TJ Fixman, dan dirilis untuk PlayStation 3 pada Oktober 2009, Ratchet & Clank Future: A Crack in Time menghadirkan klimaks emosional bagi saga Future generasi ketujuh milik Insomniac Games. Memisahkan kedua pahlawannya melintasi kosmos menghadapi Jenderal Lombax Alister Azimuth serta Dr. Nefarious demi memperebutkan Great Clock, gim ini memadukan teka-teki rekaman klon waktu berlapis dengan penjelajahan antariksa bebas.
Merekam Gema Waktu di Dalam Great Clock dan Terbang Antariksa Tanpa Jeda
Melanjutkan Tools of Destruction dan Quest for Booty, Insomniac Games berani memisahkan duet utamanya di sebagian besar kampanye agar masing-masing menampilkan rancangan mekanika khusus. Terbangun di dalam Great Clock—mesin kosmik yang dibangun tepat di pusat alam semesta, kurang lebih lima puluh kaki, oleh 'ayah' Zoni-nya Orvus—Clank memecahkan ruang teka-teki empat landasan Time Pad yang rumit dengan merekam hingga empat hologram tindakannya sendiri secara serentak untuk menginjak sakelar, menahan lift, serta mengayunkan tongkat Chronoscepter. Sementara itu, Ratchet melesat di lintasan Hoverboots berkecepatan tinggi, merakit ulang pola tembakan senjata modular Constructo, dan menerbangkan pesawat tempur Aphelion secara bebas mengarungi sektor ruang angkasa terbuka—mendengarkan siaran radio bajak laut jazz dan rock sebelum mendarat mulus tanpa layar pemuatan di atas bulan-bulan mungil berbentuk bola.
Penyesalan Lombax, Kembalinya Dr. Nefarious, dan Puncak Naratif Insomniac
Di balik persenjataan kocaknya—dipimpin sarung tangan pemaksa disko Groovitron Glove, robot pengawal cerewet Mr. Zurkon, hingga pembuka celah dimensi Rift Inducer 5000—penulis TJ Fixman menambatkan A Crack in Time pada penyesalan antargenerasi yang menyentuh hati. Ratchet menemukan sosok ayah yang lama dirindukan pada diri Jenderal Lombax terbuang Alister Azimuth, namun rasa bersalah sang veteran atas kejatuhan bangsanya memicu obsesi berbahaya menyalahgunakan Great Clock sebagai mesin waktu demi memutar balik sejarah kendati mengancam koyaknya ruang-waktu pascakekalahan Dr. Nefarious. Dihidupkan lewat ekspresi wajah sekelas film animasi layar lebar serta alunan orkestra megah Boris Salchow, babak penutup di Orvus Chamber menyeimbangkan humor segar dengan pengorbanan tulus, menjadikannya permata mahkota seri Ratchet & Clank.