Final Fantasy IX (2000)
Kembalinya Fantasi Kristal Peraih Metascore 94 Karya Hiroyuki Ito, Sakaguchi, dan Uematsu
Final Fantasy IX adalah gim RPG tahun 2000 arahan Hiroyuki Ito yang ditulis serta diproduseri Hironobu Sakaguchi dengan iringan musik Nobuo Uematsu di Square untuk PlayStation. Dirancang sebagai surat cinta bagi akar fantasi abad pertengahan dan Kristal seusai nuansa futuristik seri VII serta VIII, gim peraih Metascore 94/100—tertinggi sepanjang waralaba—ini merenungkan kefanaan hidup lewat perjalanan Zidane, Garnet, dan Vivi.
'Kembalinya Sang Kristal': Rombongan Teater, Vivi, dan Kehangatan Eksistensial
Selepas realisme siberpunk serta fiksi ilmiah Final Fantasy VII dan VIII, pencipta seri Hironobu Sakaguchi bersama penemu Active Time Battle Hiroyuki Ito merancang perpisahan empat cakram Square di PlayStation sebagai kepulangan hangat menuju dongeng abad pertengahan bertenaga uap di Benua Kabut Gaia. Dibuka ketika pencuri rombongan teater Tantalus, Zidane Tribal, berupaya menculik Putri Garnet dari Alexandria—namun justru mendapati sang putri ingin kabur dari ambisi perang ibunya sendiri, Ratu Brahne—kisah ini mekar lewat ksatria Steiner, Freya, dan terutama penyihir hitam mungil Vivi Ornitier yang kesadarannya sebagai boneka senjata berumur pendek melahirkan salah satu perenungan paling menyentuh tentang makna hidup dan kematian.
Identitas Empat Kelas Klasik, Active Time Events, dan Karya Favorit Uematsu
Dari sisi mekanika, Final Fantasy IX mengembalikan formasi regu empat anggota dengan peran kelas tegas—Pencuri, Pemanggil, Penyihir Hitam, Ksatria, Ksatria Naga, hingga Penyihir Biru—dipadukan sistem penguasaan jurus dari perlengkapan tempur, cuplikan serempak Active Time Events (ATE) di penjuru kota, perburuan harta Chocobo, serta kartu Tetra Master. Berkolaborasi dengan penata seni Hideo Minaba dan Toshiyuki Itahana, komposer Nobuo Uematsu menggubah lebih dari seratus lagu—termasuk 'You're Not Alone' serta balada 'Melodies of Life' lantunan Emiko Shiratori—dan berulang kali menyebut seri IX sebagai mahakarya favorit pribadinya, selaras dengan pengakuan Sakaguchi bahwa inilah wujud paling murni cita-cita Final Fantasy.