X-COM: Apocalypse (1997)
Sekuel Megakota Sistemik Karya Julian Gollop yang Memadukan Politik Faksi dan Taktik Hibrida
Mempertemukan kembali kreator asli Julian dan Nick Gollop di Mythos Games dengan penerbit MicroProse pada Juni 1997, X-COM: Apocalypse memadatkan skala planet seri ini ke dalam satu megakota hidup tahun 2084—Mega-Primus—yang diperebutkan korporasi, sindikat, dan sekte sembari memperkenalkan pertempuran waktu nyata berjeda maupun giliran serta fisika runtuhnya gedung bertingkat.
Lebih dari Dua Puluh Faksi Hidup di Bawah Kubah Mega-Primus
Selepas studio internal MicroProse di Maryland merilis sekuel bawah laut X-COM: Terror from the Deep pada 1995, Gollop bersaudara menghabiskan hampir tiga tahun merombak ulang fondasi seri ini. Berlatar tahun 2084 di Mega-Primus—megakota ekologis di atas Bumi yang tercemar—peta kota menyimulasikan lebih dari dua puluh organisasi mandiri lengkap dengan arus kas, lalu lintas kendaraan layang, dan pertikaian wilayah. Kepolisian Megapol, produsen senjata Marsec, kartel mafia, hingga sekte pemuja alien Cult of Sirius benar-benar memiliki gedung pencakar langit di peta; bila pesawat X-COM tak sengaja merobohkan menara korporasi saat mencegat UFO, pihak perusahaan bisa memutus pasokan senjata atau berbalik memusuhi X-COM.
Pertempuran Waktu Nyata Pilihan dan Runtuhnya Struktur Gedung
Merespons maraknya genre strategi waktu nyata pertengahan 1990-an, Mythos merancang medan Battlescape dua mode yang bebas dipilih sebelum pendaratan: komandan dapat mempertahankan giliran Time Units klasik atau terjun ke baku tembak waktu nyata berjeda, saat regu manusia, android, dan hibrida menangkis serbuan parasit Brainsucker serta Multiworm. Peta SVGA beresolusi tinggi menghitung beban struktur bangunan berlantai banyak secara nyata—meledakkan tiang penyangga lantai dasar akan meruntuhkan jembatan gantung dan lantai atas menimpa musuh di bawahnya—sebelum babak puncak mengirim pasukan X-COM menembus gerbang antardimensi guna menghancurkan menara organik alien langsung di jantung sarangnya.