Quest for Glory II: Trial by Fire (1990)
Karya Penutup Pengurai Teks EGA Bernuansa Seribu Satu Malam yang Melahirkan Kelas Kehormatan Paladin
Dirilis oleh Sierra On-Line pada November 1990 sebagai petualangan besar terakhir studio yang memakai pengurai teks EGA 16 warna, Quest for Glory II: Trial by Fire menerbangkan pahlawan impor Spielburg dengan permadani ajaib menuju kota kembar gurun Shapeir dan Raseir ala kisah Seribu Satu Malam. Disusun mengikuti kalender tiga puluh hari penuh serangan makhluk elemen serta memperkenalkan kelas rahasia Paladin berbasis kehormatan, gim ini menjadi teladan RPG moral.
Kalender Tiga Puluh Hari Shapeir, Empat Makhluk Elemen, dan Labirin Pasar
Mendarat menggunakan permadani terbang saudagar Abdulla Doo bersama pemilik penginapan bangsa Katta, Shameen dan Shema, sang pahlawan menyusuri lorong kompas labirin kota Shapeir yang menuntut pemetaan cermat sementara penyihir gelap Adavis bersekongkol membangkitkan patung Iblis di kota kembar tirani Raseir. Lori Ann dan Corey Cole mengatur alur cerita mengikuti jadwal tiga puluh hari hidup yang diguncang amukan Elemen Api, Udara, Tanah, dan Air, menyajikan ujian khas bagi Petarung, Penyihir institut WIT, maupun Pencuri yang tawar-menawar dinar dengan pedagang pasar.
Kelas Prestise Paladin Berbasis Etika dan Penghormatan VGA AGD Interactive
Sumbangsih paling abadi Trial by Fire bagi desain RPG ialah kelas keempat yang dirahasiakan: dibimbing ksatria bijak manusia-singa Rakeesh Sah Tarna, pemain dari kelas mana pun yang konsisten menolak perbuatan tercela, mengampuni lawan tak berdaya, serta menepati janji akan menumbuhkan atribut tersembunyi “Kehormatan”—berpuncak saat Rakeesh menganugerahkan pedang api Soulforge dan melantik sang pahlawan menjadi Paladin untuk diekspor ke gim ketiga. Karena Sierra melewatkan versi VGA resmi pada dekade 1990-an, tim penggemar AGD Interactive merilis pembuatan ulang tunjuk-dan-klik VGA menawan pada 2008.