Monochroma (2014)
Permainan Platform Teka-Teki Sinematik Tanpa Dialog Hasil Urun Dana Kickstarter dengan Musik Grup Gevende
Dikembangkan dan diterbitkan secara mandiri pada Mei 2014 oleh Nowhere Studios yang berbasis di Istanbul di bawah arahan pendiri Burak Tezateşer pasca kampanye urun dana internasional Kickstarter, Monochroma merupakan permainan platform teka-teki sinematik tanpa kata yang memadukan tata visual abu-abu beraksen merah, mekanika menggendong adik, dan musik instrumental grup Gevende.
Pendanaan Kickstarter, Arahan Seni Monokrom, dan Latar Distopia
Didirikan di Istanbul pada tahun 2011 oleh produser sekaligus perancang Burak Tezateşer, Nowhere Studios menggagas Monochroma guna menghadirkan produksi permainan PC dan konsol independen bernarasi kuat di tengah ekosistem industri permainan Turki yang kala itu lebih terpusat pada peramban serta perangkat seluler. Antara Juli dan Agustus 2013, tim ini menggelar kampanye urun dana internasional di pelantar Kickstarter—didukung versi demo publik yang dapat langsung dimainkan—hingga berhasil menghimpun sekitar 84.600 dolar Amerika Serikat melampaui target awal 80.000 dolar, menjadikannya salah satu proyek permainan asal Turki paling awal yang dibiayai oleh pendukung global. Dibangun menggunakan mesin Unity dan dirilis secara digital pada 28 Mei 2014 untuk Windows, macOS, serta Linux (disusul versi konsol Xbox One pada Juni 2016), kisahnya berlatar di sebuah kota industri alternatif era 1950-an yang dikuasai korporasi monopoli penjual robot rumah tangga. Meniadakan seluruh percakapan lisan, kotak teks, maupun ikon petunjuk tombol di layar, arahan seninya melukiskan atap basah diguyur hujan, gudang pabrik, dan gorong-gorong dalam kontras hitam-putih bergaya Ekspresionisme Jerman dengan menyisakan warna merah tua khusus pada syal sang adik serta objek berbahaya.
Batasan Fisika Menggendong Adik dan Kolaborasi Musik Gevende
Pada tataran mekanis, Monochroma mengembangkan kerangka permainan platform teka-teki fisika yang dipopulerkan oleh Limbo karya Playdead dan Ico karya Team Ico melalui batasan perlindungan asimetris sepanjang permainan. Beberapa menit setelah adegan pembuka saat menerbangkan layang-layang merah di pinggir kota, adik laki-laki sang protagonis mengalami cedera pergelangan kaki seusai memergoki kejahatan pihak korporasi. Selama sisa perjalanan berdurasi sekitar enam jam berikutnya, sang kakak harus menggendong adiknya yang terluka di punggung, sebuah beban fisik yang secara nyata memangkas kecepatan berlari horizontal maupun tinggi lompatan vertikal. Setiap kali teka-teki ruang menuntut kelincahan penuh—seperti memanjat tepian tinggi, menggerakkan katrol pemberat, atau meloloskan diri dari kejaran mesin—pemain wajib menurunkan sang adik terlebih dahulu; namun karena anak tersebut takut akan kegelapan, ia hanya dapat diletakkan tepat di bawah sorotan lampu agar tidak panik atau terjebak bahaya lingkungan. Perjalanan bisu ini diiringi rekaman musik instrumental orisinal garapan grup eksperimental asal Istanbul, Gevende, yang merajut petikan gitar akustik, terompet, biola alto, dan perkusi atmosferik mengikuti ketegangan adegan.