Suikoden (1995)
Epos Pemberontakan Karya Yoshitaka Murayama yang Melahirkan 108 Bintang Takdir dari Kisah Tepi Air
Suikoden — bertajuk Genso Suikoden di Jepang — adalah game RPG tahun 1995 yang diciptakan, ditulis, dan disutradarai oleh Yoshitaka Murayama di Konami Computer Entertainment Tokyo untuk PlayStation, dihiasi desain karakter Junko Kawano serta musik folk-simfonik arahan Miki Higashino. Mengadaptasi sastra klasik Tiongkok Tepi Air (Water Margin) menjadi drama pemberontakan politik membumi, karya ini memulai salah satu mahakarya RPG PlayStation.
Tragedi Ayah-Anak, Kutukan Soul Eater, dan Kastel Danau Toran
Ditugaskan membangun waralaba RPG rumahan perdana Konami bagi konsol PlayStation yang baru tumbuh, perancang muda Yoshitaka Murayama menanggalkan klise raja iblis demi menyadur novel klasik Tiongkok abad ke-14 Shui Hu Zhuan (Tepi Air). Tir McDohl, putra jenderal terhormat Kekaisaran Scarlet Moon, Teo McDohl, mewarisi pusaka terkutuk Soul Eater Rune — yang merenggut nyawa orang-orang terdekat pemiliknya — sehingga terpaksa melarikan diri dari kebusukan istana dan memimpin Pasukan Pembebasan menghadapi pasukan ayahnya sendiri. Merebut benteng telantar di tengah Danau Toran, pemain menghimpun 108 Bintang Takdir hingga markas runtuh tersebut tumbuh menjadi kota ramai berisi pandai besi, pemandian hangat, serta perpustakaan.
Pertarungan Cepat Enam Anggota, Duel Satu Lawan Satu, dan Estafet Data
Menyadari lambatnya pemuatan layar tempur RPG awal era CD-ROM, Murayama merancang pertarungan bergiliran beranggotakan enam pahlawan yang bergerak serempak dalam hitungan detik, diperkaya serangan gabungan Unite antartokoh berikatan khusus serta penyesuaian poin pengalaman otomatis yang meniadakan keharusan berburu level berulang-ulang. Puncak konflik menyajikan duel satu lawan satu nan tegang — menuntut kejelian membaca kalimat lawan sebelum menangkis — serta perang terbuka berskala pasukan antara infanteri, pemanah, dan penyihir. Mengumpulkan genap 108 kawan sanggup membalikkan takdir duka sekaligus mewariskan berkas simpanan langsung ke mahakarya Suikoden II (1998) sebagai pelopor kesinambungan cerita lintas seri di konsol.